0 Biografi Bertrand Arthur William Russell (1872-1970)

Bertrand Arthur William Russell adalah putra dari pasangan Viscount Amberly dan Katherine. Sang ayah merupakan putra dari Lord John Russell, perdana menteri yang menjabat selama dua periode pada mas pemerintahan Ratu Victoria. Sementara sang ibu dalah putrid kedua dari Baron Stanly.

Awal pendidikan Russell dilakukan dengan mengundang guru secara private sebelum masuk Trinity College., Cambridge untuk mempelajari matematika dan sains moral. Dia juga mempelajari bahasa dan sejarah Perancis serta Jerman.

Ketika Russell berusia dua tahun, sang ibu meningal dunia. Sementara sang ayah wafat ketika dia berumur emapt tahun. Lalu, kematian juga merenggut kakeknya dua tahun kemudian. Akhirnya, Russell berada di bawah bimbingan neneknya yaitu Lady Russell.

Russell mengenyam pendidikan kelas satu karena dididik guru-guru private terbaik. Dia masuk ke Trinity College, Cambrige mengambil jurusan ilmu moral dan matematika. Dia lulus pada 1894 dan beberapa bulan kemudian diangkat menjadi atase kedutaan Inggris di Perancis.

Pada 1901, Russell mangungkapkan apa yang kemudian dikenal sebagai paradoks Russell (Russell Paradox), yang muncul dalam karyanya. Principle of Mathematics (1903). Paradox ini timbul dalam kaitanya antara suatu himpunan yang menjadi bagian dari berbagai himpunan, tetapi bukan dari anggota itu sendiri. Signifikansi paradoks ini mengikuti, menurut pandangan logika klasik, semua pernyataan yang akan selalu diikuti oleh kontradiksi.

Menurut pandanagan matematikawan lain, termasuk Hilbert dan Bowner, tidak ada pembuktian yang layak untuk mejawab semua logika pernyataan matematika yang kontradiktif. Pada awal abad ini karya-karya yang menyangkut logika, teori himpunan, filsafat, dan dasar-dasar matematika memang tumbuh subur.

Paradoks Russel merupakan hasil sampingan dari pernyataan aksioma tak terdifinisi (unrestricted) atau abstraksi yang menjadi bagian dari teori himpunan. Aksioma yang dimunculkan oleh cantor dalam bentuk pernyataan P(x). yang mana x ada peubah bebas, yang akan menentukan himpunan yang anggota-anggotanya memenuhi himpunan P(x).

Mengawali paradoksnya, Russell membedakan himpunan menjadi dua :
1. Himpunan normal yang tidak berisikan dirinya sendiri sebagai anggota himounan. Contoh : himpunan semua kucing atau himpunan siswa disebut sebagai himpunan normal karena himpunan itu sendiri bukanlah kucing atau siswa.
2. Himpunan tak normal yang berisikan dirinya sendiri sebagai anggota. Contoh : himpunan yang semua bukan kucing, himpunan yang semua bukan siswa.
Untuk memperjelas paradoks tersebut, Russell memberi puisi yang berjudul “Paradoks tukang Cukur”, bunyinya : “Saya mencukur semua orang didesa, yaitu orang yang tidak mencukur dirinya sendiri”.

Pada Desember 1894, Russell menikah dengan Alys Pearsal Smith. Lalu dia pergi ke Berlin, Jerman. Untuk mendalami demokrasi social selama beberapa bulan. Setelah itu, dia menetap didekat Haslemere dan mencurahkan waktunya untuk mempelajari filsafat.

Pad 1900, Russell menghadiri kongres matematika di Paris, Perancis. Dia tertarik dengan pemikiran matematikawan Italia, Peano sehingga segera mempelajari makalah-makalah Peano. Tidak lama kemudian, Russell menulis Principles pada 1903. namun teori temuanya baru muncul sebagai article pada 1908, yaitu “Mathematical Logic as Based on the Theory of Type”.

Russell terpilih sebagai anggota The Royal Society tahun 1908. Tidak lama kemudian dia bersama Alfred North Whitehead menulis Principia Mathematic yang terdiri dari tiga jilid dan terbit masing-masing 1910,1912, dan 1913. Dalam buku ini mereka memberi penjelasan rinci turunan-turunan (derivation) dari teorama-teorama utama dalam teori himpunan, aritmatika terhingga dan tak terhingga, juga teori pengukuran dasar. Russell berencana menulis buku tentang geometri, tetapi tidak pernah dapat diseleseikanya.

Karier Russell di Trinity tidak bertahan lama karena dia dicurigai terlibat dengan kegiatan-kegiatan anti-perang. Akibatnya dia diberhentikan dari Trinity pad 1916. Pihak Trinity juga pernah memberi peringatan, tetapi tidak digubris Russell sehingga dia dipenjarakan selama enam bulan. Di dalam penjara, dia menulis Introduction to Mathematical Philosophy (1919).

Pada 1920, Russell mengunjungio Rusia untuk mempelajari kondisi-kondisi Boshevikisme secara langsung. Kemudian dia pergi ke China untuk mengajar filsafat di universitas Peking.

Pernikahan Russell berakhir dengan perceraian. Dia menikah lagi dengan Dora Black dan menetap di Chelsea, Inggris. Pada tahun 1927, dia bersama istrinya mendirikan sekolah untuk anak-anak tetapi dihentikan pada 1932.

Russell kembali bercerai pada 1935. pada tahun yang sama Russell menikahi Patricia Helen Spence. Lalu pada 1938 dia pergi ke AS dan menjar diberbagai Universitas terkemuka disana. Namun, dia terlibat maslah hokum ketika mengajar filsafat di College of the City, new York. Pandangan Russell tentang moralitas memang agak berbeda. Setelah kontrak mengajarnya di New York dihentikan, Russell lalu mengajar di Barnes Foundation yang diketuai oleh Albert C. Banes pada 1943.

Russell tidak pernah mau kembali ke Trinity hingga tahun 1944. dia menikah empat kali dan banyak terlibat sekandal. Akibatnya, dia gagal menjadi kandidat parlemen pada 1907, 1922, dan 1923.Lalu setelahnya saudaranya meningggal, dia diangkat menjadi Earl Russell pada 1931.

Russell kembali terpilih sebagai anggota The Royal Society pad 1944. dia juga mendapatkan De Morgan Moedal dari London Mathematical Society. Puncaknya, dia memperoleh hadiah Nobel Kesusastraan pada 1950.

Selama tahun 1950-an hingga 1960-an, Russell menjadi inspirasi bagi kalangan remaja karena kempanyenya anti-perang dan protes anti-nuklir yang dicanangkannya. Bersama Albert Einsten, pada 1955, dia mengeluarkan manifesto yang berisi pelucutan senjata nuklir.

Keterlibatan Russell dengan pelucutan senjata nuklir semakin gencar sehingga dia harus dihukum penjara selama dua bulan. Dia tetap menjadi figure public hingga meninggal dalam usia 97 tahun.
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

 

Biografi Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates